Denpasar dilanda cuaca ekstrem dengan hujan deras dan angin kencang, menyebabkan puluhan rumah rusak dan seorang anak terluka akibat reruntuhan genteng.
ohon tumbang, atap beterbangan, dan banjir lokal mengganggu aktivitas warga. Tim BPBD, SAR, dan petugas medis segera dikerahkan untuk evakuasi, penanganan korban, serta membersihkan lokasi terdampak.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Biang Bencana.
Dilanda Cuaca Ekstrem, Anak Terluka dan Rumah Rusak
Denpasar diguncang cuaca ekstrem pada Selasa (21/1/2026), menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah dan menimbulkan korban jiwa. Hujan deras disertai angin kencang dan petir memicu pohon tumbang, atap rumah beterbangan, dan banjir lokal di beberapa kawasan kota.
Warga yang terdampak mengaku panik saat angin kencang melanda, banyak yang berlari menyelamatkan diri dari rumah yang diterjang pohon tumbang dan material bangunan yang terlepas. Tim SAR dan petugas BPBD Kota Denpasar segera dikerahkan untuk mengevakuasi korban dan membersihkan lokasi terdampak.
BPBD Denpasar mencatat puluhan rumah mengalami kerusakan mulai dari atap bocor hingga dinding retak. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap waspada dan menghindari area rawan selama cuaca ekstrem berlangsung.
Korban Terluka Mendapat Perawatan Medis
Seorang anak berusia 9 tahun menjadi korban utama dalam insiden ini. Anak tersebut terluka akibat terkena pecahan genteng yang jatuh saat angin kencang melanda rumahnya. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas medis dan tim BPBD memastikan korban mendapatkan penanganan cepat, termasuk pemeriksaan untuk cedera ringan hingga sedang. Sementara itu, keluarga korban dibantu oleh aparat desa setempat untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan darurat.
Selain korban anak, beberapa warga lain juga mengalami luka ringan akibat reruntuhan pohon dan benda-benda terbang. Petugas terus memantau kondisi warga dan memberikan bantuan berupa obat-obatan, makanan, dan tempat penampungan sementara.
Baca Juga: Kejahatan Lingkungan Terungkap! 50 Ribu Ton Batu Bara Ilegal Disita di Jantung Kalimantan
Dampak Kerusakan Pada Rumah dan Infrastruktur
Puluhan rumah rusak akibat angin kencang dan hujan deras yang melanda Denpasar. BPBD mencatat sejumlah rumah mengalami kerusakan berat pada atap dan dinding, sementara jalan-jalan utama sempat terendam banjir. Beberapa pohon besar tumbang dan menghalangi arus lalu lintas.
Infrastruktur publik seperti jaringan listrik dan tiang telepon juga sempat terdampak. PLN segera menurunkan tim untuk memulihkan aliran listrik yang terputus akibat pohon tumbang dan kabel yang terlepas.
Selain itu, beberapa fasilitas sekolah dan tempat ibadah juga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Pemerintah kota menekankan pentingnya koordinasi antara instansi terkait agar proses pemulihan dapat berjalan cepat dan efisien.
Upaya Konsuler dan Imbauan WNI
BPBD Kota Denpasar bersama Satpol PP dan tim SAR terus melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi terdampak. Alat berat diterjunkan untuk menyingkirkan pohon tumbang dan membersihkan puing-puing bangunan. Tim kesehatan juga disiagakan di beberapa titik untuk menanggulangi korban luka-luka.
Walikota Denpasar mengimbau warga agar tetap waspada dan menghindari area rawan pohon tumbang serta aliran sungai yang meluap. Selain itu, masyarakat diminta melaporkan kerusakan rumah atau fasilitas publik agar dapat segera mendapatkan bantuan.
BPBD menekankan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Warga diimbau menyiapkan perlengkapan darurat, termasuk obat-obatan, makanan, dan air bersih. Pemerintah kota juga akan mengevaluasi lokasi-lokasi rawan banjir dan kerusakan untuk langkah mitigasi jangka panjang.
Jangan lewatkan update berita seputaran Biang Bencana serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari bali.inews.id