Sumber Informasi Gambar:
Momen Salat Idul Fitri di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tahun ini berlangsung dengan suasana yang penuh haru dan keteguhan.
Ratusan warga Jorong Labuah, Sungai Batang, terpaksa melaksanakan ibadah di lapangan terbuka setelah masjid terdekat tidak dapat digunakan akibat kerusakan parah yang disebabkan bencana galodo. Meski dalam kondisi serba terbatas, semangat kebersamaan dan kekhusyukan tetap terasa kuat di tengah masyarakat yang hadir. Simak selengkapnya hanya di Biang Bencana.
Momen Haru Warga Agam
Ratusan warga Jorong Labuah, Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di lapangan terbuka. Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat meski dalam kondisi serba terbatas akibat dampak bencana galodo yang melanda wilayah tersebut.
Lapangan yang digunakan sebelumnya merupakan tanah kosong yang kemudian ditimbun dengan material sisa bencana. Lokasi tersebut dipilih karena masjid terdekat mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat digunakan untuk pelaksanaan ibadah.
Sejak pagi hari, warga datang secara bergantian menuju lokasi salat dengan berjalan kaki. Mereka melewati jalur yang cukup sulit, termasuk tumpukan batu dan sisa material galodo, namun tetap antusias untuk melaksanakan ibadah Idul Fitri bersama-sama.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Masjid Rusak Akibat Galodo
Bencana galodo yang terjadi di wilayah tersebut menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan, termasuk masjid yang biasa digunakan warga untuk salat berjamaah. Kondisi ini membuat masyarakat harus mencari lokasi alternatif untuk beribadah.
Meskipun dalam keterbatasan, semangat warga untuk melaksanakan Salat Id tidak surut. Mereka tetap berbondong-bondong menuju lapangan terbuka dengan membawa perlengkapan salat masing-masing dari rumah. Kondisi jalan yang tidak mudah akibat sisa material galodo tidak menyurutkan langkah mereka untuk tetap hadir dalam momen ibadah yang penuh makna tersebut.
Kondisi ini memperlihatkan keteguhan masyarakat dalam menjalankan ibadah meskipun di tengah musibah. Kebersamaan dan solidaritas menjadi kekuatan utama yang membuat pelaksanaan Salat Id tetap berjalan dengan lancar.
Baca Juga: Pasuruan Porak-Poranda! Hujan Lebat & Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah
Suasana Khidmat
Pelaksanaan Salat Id berlangsung dengan fasilitas yang sangat sederhana. Sebuah terpal dibentangkan untuk melindungi area imam dan sebagian saf dari terik matahari, sementara jamaah lainnya melaksanakan salat di atas alas seadanya.
Dua unit pengeras suara milik warga digunakan untuk mendukung jalannya ibadah. Meski sederhana, suara takbir dan khutbah tetap terdengar jelas di seluruh area lapangan terbuka tersebut, mengalun di tengah suasana pagi yang penuh kekhusyukan. Alunan suara itu bahkan beberapa kali terdengar menggema, memperkuat nuansa religius di tengah keterbatasan fasilitas yang ada.
Warga dari berbagai kalangan hadir dalam pelaksanaan salat, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia. Mereka berdiri dalam saf yang rapi dan tetap menjaga kekhusyukan ibadah meski berada di tengah kondisi darurat.
Keteguhan Dan Harapan
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat ratusan bangunan di wilayah tersebut yang mengalami kerusakan akibat galodo, dengan tingkat kerusakan bervariasi mulai dari ringan hingga berat. Kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
Meski demikian, masyarakat tetap menunjukkan keteguhan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan Salat Id di lapangan menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dan keimanan di tengah musibah yang terjadi.
Warga berharap agar proses pemulihan pascabencana dapat segera dilakukan, termasuk perbaikan rumah ibadah dan infrastruktur yang rusak. Mereka juga berharap kondisi wilayah dapat segera kembali normal agar aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti sediakala.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com