Banjir Bandang Pulosari, 6 Jembatan Ambruk Puluhan Rumah Hanyut

Bagikan

Banjir bandang melanda Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, merusak enam jembatan dan menghanyutkan puluhan rumah warga.

6 Jembatan Ambruk Puluhan Rumah Hanyut

Warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman, sementara BPBD, TNI, Polri, dan relawan bekerja keras mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan logistik. Kejadian ini mengganggu aktivitas sehari-hari, transportasi, dan pendidikan.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Banjir Bandang Pulosari Jembatan dan Rumah Rusak

Banjir bandang melanda Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, beberapa hari lalu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Dampaknya cukup parah, enam jembatan putus total dan sepuluh rumah warga hanyut terbawa arus sungai. Kejadian ini membuat akses transportasi di sejumlah desa terganggu dan menimbulkan kepanikan bagi masyarakat.

Warga yang tinggal di dekat aliran sungai menyatakan hujan deras terjadi sejak malam, menyebabkan debit air meningkat secara drastis. Banyak rumah yang berada di tepi sungai langsung terendam, sementara sebagian lainnya hanyut dibawa arus. Petugas gabungan dari BPBD dan TNI-Polri segera diterjunkan untuk evakuasi warga dan mengevakuasi korban ke lokasi aman.

Kerusakan infrastruktur dan rumah warga membuat pemerintah daerah harus segera menyiapkan langkah tanggap darurat. Selain itu, warga terdampak juga membutuhkan bantuan logistik, air bersih, serta layanan kesehatan untuk mencegah risiko penyakit akibat banjir.

Kerusakan Infrastruktur dan Rumah Akibat Banjir

Banjir bandang telah merusak enam jembatan penghubung antar desa, sehingga memutus akses warga menuju fasilitas umum, pasar, dan sekolah. Kerusakan jembatan membuat evakuasi dan distribusi bantuan menjadi lebih sulit, meski petugas terus berupaya membuka jalur darurat.

Selain jembatan, sepuluh rumah warga hanyut terbawa arus. Beberapa rumah rusak ringan hingga berat, sementara sebagian harta benda warga ikut hanyut. Warga yang selamat hanya bisa menyelamatkan dokumen penting dan barang berharga seadanya.

Kerusakan ini memicu kekhawatiran warga terhadap keselamatan mereka dan anggota keluarga. Masyarakat diminta tetap waspada, terutama di lokasi rawan longsor atau dekat aliran sungai yang masih berpotensi meluap.

Baca Juga: Stop Alih Fungsi Lahan! Wapres Gibran Tinjau Longsor Di Cisarua

Upaya Penanganan dan Evakuasi

Upaya Penanganan dan Evakuasi

BPBD Kabupaten Pemalang bersama TNI, Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi warga terdampak banjir. Posko darurat didirikan di lokasi aman untuk menampung pengungsi, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Selain evakuasi, tim gabungan menyalurkan bantuan logistik seperti makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, dan selimut. Layanan kesehatan juga diberikan secara langsung di posko pengungsian untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau.

Petugas juga memetakan lokasi-lokasi rawan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan proses evakuasi dan bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan meminimalkan risiko korban jiwa.

Banjir dan Kehidupan Warga Terpengaruh

Banjir bandang ini berdampak signifikan terhadap aktivitas warga. Banyak sekolah diliburkan, transportasi terganggu, dan usaha kecil terpaksa berhenti sementara. Warga berharap bantuan darurat cepat tiba agar kehidupan sehari-hari bisa segera pulih.

Selain itu, masyarakat meminta pemerintah daerah meningkatkan mitigasi bencana jangka panjang, seperti perbaikan tanggul, normalisasi sungai, dan peringatan dini untuk mengantisipasi kejadian serupa. Kesadaran warga juga penting untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan di aliran sungai.

Meski menghadapi kerugian besar, semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat tetap terlihat. Warga saling membantu satu sama lain, sementara aparat terus memberikan dukungan untuk memulihkan kondisi pasca-banjir. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Pemalang.

Jangan lewatkan update berita seputaran  serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com