Longsor melanda Pamekasan, merusak jalan kampung dan mengganggu aktivitas warga, Warga diminta waspada dan hati-hati.
Hujan deras memicu tanah longsor di Pamekasan yang menghancurkan jalan kampung. Dampaknya dirasakan warga setempat, sementara pihak berwenang segera melakukan penanganan. Simak detail lokasi dan langkah antisipasi agar tetap aman di Biang Bencana.
Intensitas Hujan Tinggi Pemicu Longsor
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, laporan bencana diterima pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 11.25 WIB. Petugas Posko Siaga Hidrometeorologi langsung diterjunkan ke lokasi, yakni Dusun Laok Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, menjelaskan bahwa longsor diduga dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah utara Pamekasan beberapa hari terakhir. Kondisi tanah jenuh air menyebabkan pergerakan tanah dan retakan di jalan kampung.
Dari hasil dokumentasi warga dalam bentuk foto dan video, kondisi di lokasi tampak parah. Jalan kampung retak dan bergeser, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Dampak Kerusakan Dan Pohon Tumbang
Dampak longsor tidak hanya merusak jalan, tetapi juga menumbangkan beberapa pohon di sepanjang area terdampak. Rekaman video yang diterima BPBD menunjukkan tanah bergerak dan pohon-pohon yang roboh menghalangi jalur transportasi.
Kondisi ini memperburuk akses warga dan menimbulkan risiko bagi siapa saja yang melintas di area tersebut. BPBD Pamekasan menekankan pentingnya kewaspadaan warga di sekitar lokasi longsor.
Mereka menghimbau agar masyarakat tidak melintasi area terdampak sementara menunggu perbaikan dan pembersihan jalur. Jalur alternatif disarankan untuk sementara waktu agar mobilitas tetap aman.
Baca Juga: Mengejutkan! Pensiunan Tersangka KPK Diduga Masih Nikmati Aliran Uang
Penanganan Dan Asesmen Tim BPBD
Tim BPBD, bersama dengan aparat desa setempat, segera melakukan asesmen untuk mengetahui luas area terdampak dan tingkat kerusakan. Proses pendataan ini penting agar penanganan darurat, termasuk perbaikan jalan dan evakuasi bila diperlukan, dapat segera dilakukan.
Kami masih menunggu hasil asesmen di lapangan. Kami berharap warga sekitar tetap waspada karena cuaca masih tidak menentu dan berpotensi terjadi longsor susulan jika hujan kembali turun, tambah Dhofir.
Selain itu, BPBD menyiagakan petugas di titik rawan untuk memantau potensi pergerakan tanah lebih lanjut. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko korban jiwa dan mempercepat koordinasi dengan pihak terkait jika evakuasi diperlukan.
Imbauan Warga Dan Kesadaran Antisipasi
BPBD mengimbau masyarakat agar mengikuti informasi resmi dan tidak menyebar informasi hoaks terkait bencana. Warga diharapkan selalu memantau prakiraan cuaca dan memperhatikan tanda-tanda tanah bergerak, seperti retakan di tanah atau pohon yang condong.
Pihak desa dan warga juga didorong untuk menyiapkan jalur evakuasi serta menahan kendaraan dari melintasi daerah rawan longsor. Kesadaran kolektif ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan keamanan seluruh masyarakat.
Hingga saat ini, BPBD terus memantau kondisi di Kecamatan Pasean dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pembersihan jalan, evakuasi bila diperlukan, dan mitigasi bencana susulan. Jangan lewatkan update berita seputaran Biang Bencana serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com