Tak Tahan Lagi! Tambang Emas Ilegal Pohuwato Ditutup Usai Banjir

Bagikan

Tambang emas ilegal di Pohuwato ditertibkan setelah diduga menyebabkan banjir dan kerusakan lingkungan, warga berharap penindakan tegas.

Tambang Emas Ilegal Pohuwato Ditutup Usai Banjir

Aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, akhirnya ditertibkan aparat setelah diduga kuat menjadi penyebab terjadinya banjir di sejumlah wilayah. Penertiban dilakukan menyusul keluhan warga yang selama ini terdampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Tambang Emas Ilegal Picu Kerusakan Lingkungan

Tambang emas ilegal di Pohuwato telah lama menjadi sorotan karena aktivitasnya yang tidak memperhatikan kaidah lingkungan. Penambangan dilakukan tanpa sistem pengelolaan limbah yang memadai, sehingga material tanah dan lumpur langsung mencemari sungai.

Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal terlihat dari kondisi sungai yang berubah warna dan semakin dangkal. Aliran air yang seharusnya lancar menjadi terhambat, terutama saat curah hujan tinggi.

Selain sungai, kawasan hutan di sekitar lokasi tambang juga mengalami kerusakan. Penebangan pohon secara liar untuk membuka akses tambang memperparah kondisi lingkungan dan menghilangkan fungsi hutan sebagai penyangga alam.

Banjir Jadi Pemicu Penertiban

Banjir yang terjadi di beberapa wilayah Pohuwato menjadi titik balik penindakan tambang emas ilegal. Air meluap ke rumah warga dan merendam lahan pertanian, menyebabkan kerugian material yang tidak sedikit.

Warga menilai banjir tersebut bukan semata akibat faktor alam, melainkan dampak langsung dari aktivitas tambang ilegal yang merusak ekosistem sungai. Endapan lumpur dan bebatuan dari lokasi tambang mempercepat luapan air.

Desakan masyarakat agar aparat bertindak tegas semakin menguat setelah banjir berulang kali terjadi. Penertiban pun dilakukan sebagai langkah darurat untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Baca Juga: Harian Mencekam: 15 Bencana Serang Sukabumi, Infrastruktur Lumpuh

Aparat Lakukan Penertiban dan Pengawasan

Aparat Lakukan Penertiban dan Pengawasan

Penertiban tambang emas ilegal di Pohuwato dilakukan oleh aparat gabungan dari berbagai instansi. Sejumlah peralatan tambang diamankan, sementara aktivitas penambangan dihentikan di lokasi yang dinilai melanggar aturan.

Aparat juga memasang garis larangan dan memberikan peringatan keras agar tidak ada aktivitas tambang lanjutan. Pengawasan intensif dilakukan untuk memastikan penertiban tidak hanya bersifat sementara.

Langkah ini menunjukkan komitmen aparat dalam menegakkan hukum dan melindungi lingkungan. Penertiban diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku tambang ilegal lainnya.

Dampak Sosial dan Ekonomi Warga

Selain kerusakan lingkungan, tambang emas ilegal juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Banjir yang terjadi merusak sawah dan kebun, sehingga mengganggu mata pencaharian masyarakat.

Sebagian warga mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki rumah dan lahan yang terdampak banjir. Kondisi ini menambah beban ekonomi, terutama bagi warga dengan penghasilan terbatas.

Warga berharap dengan dihentikannya tambang ilegal, kondisi lingkungan dapat pulih secara bertahap. Sungai yang bersih dan aliran air yang normal menjadi harapan utama masyarakat.

Harapan Penanganan Jangka Panjang

Penertiban tambang emas ilegal di Pohuwato dinilai sebagai langkah awal yang penting. Namun, warga menekankan perlunya penanganan jangka panjang agar aktivitas serupa tidak kembali terjadi.

Pemerintah daerah diharapkan memperkuat pengawasan serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak buruk tambang ilegal. Alternatif mata pencaharian yang legal dan ramah lingkungan juga dinilai perlu disiapkan.

Dengan penegakan hukum yang konsisten dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, masyarakat berharap Pohuwato terbebas dari bencana banjir akibat ulah tambang emas ilegal.

Jangan lewatkan update berita seputaran  serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari beritaSatu.com
  • Gambar Kedua dari Mongabay